Daftar Bos BUMN yang Mundur Demi Dukung Prabowo-Gibran



Jakarta, CNN Indonesia —

Gerbong Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka banyak diisi oleh bos-bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tak tanggung-tanggung, Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 menunjuk sosok penting di Kementerian BUMN. Ia adalah Rosan Roeslani yang dipercaya sebagai ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Pria bernama lengkap Rosan Perkasa Roeslani itu sejatinya baru dilantik Presiden Joko Widodo sebagai wakil menteri BUMN pada 17 Juli 2023. Namun, ia langsung mundur dari jabatannya hanya 3 bulan berselang demi memenangkan pasangan ini.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Presiden (Jokowi) telah mengabulkan permohonan pengunduran diri Wamen BUMN Rosan P. Roeslani. Wamen BUMN ini secara resmi diberhentikan dengan hormat melalui keppres tertanggal 25 Oktober 2023,” ucap Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Lantas, siapa saja pentolan perusahaan pelat merah yang mendukung Prabowo-Gibran dan rela melepas jabatannya?

1. Rosan Roeslani

Selain sempat menjabat sebagai wakil menteri BUMN, Rosan Roeslani juga menduduki posisi penting di PT Pertamina (Persero). Ia memegang jabatan wakil komisaris utama, mendampingi Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ia ditetapkan sebagai wakomut Pertamina dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Ketetapan ini tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina Nomor SK-211/MBU/07/2023 tanggal 25 Juli 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Kendati, Rosan harus mundur usai ikut gerbong Prabowo-Gibran. Ahok mengonfirmasi pengunduran diri Rosan di hari yang sama ia diberhentikan dengan hormat dari Kementerian BUMN.

“Beliau (Rosan) sudah ajukan surat pengunduran diri sebagai wakomut Pertamina. Tadi pagi terima suratnya,” kata Ahok kepada CNNIndonesia.com.

2. Muhammad Arief Rosyid Hasan

Muhammad Arief Rosyid Hasan mengikuti jejak Rosan usai dipercaya sebagai komandan pemilih muda TKN Prabowo-Gibran. Masuknya Arief di struktur timses ini diumumkan oleh Sekretaris TKN Nusron Wahid di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Senin (6/11).

Arief langsung mengirimkan surat pengunduran dirinya dari BSI kepada komisaris perusahaan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

“Saya telah meminta izin kepada Komisaris Utama BSI Muliaman Hadad dan Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam komunikasi yang terjalin, saya menyampaikan pengunduran diri. Ini sebagai komitmen saya untuk menjaga maruah BSI sebagai salah satu lembaga perbankan milik BUMN yang diandalkan bangsa Indonesia dan umat Islam,” kata Arief, dikutip dari Antara.

“Suara pemuda adalah suara mayoritas dalam Pilpres 2024 mendatang. Yang terpenting adalah bagaimana generasi muda, benar-benar hadir, bukan hanya menjadi objek apalagi komoditas. Sebaliknya, pemuda harus duduk bersama sebagai subjek dari kebijakan publik, untuk memperluas kebermanfaatan terhadap pemuda lain,” tegas Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) 2013-2015 itu.

3. Budiman Sudjatmiko

Mantan politikus PDI Perjuangan ini juga masuk dalam barisan tim pemenangan Prabowo-Gibran di hari yang sama dengan Arief. Bedanya, Budiman Sudjatmiko didapuk sebagai anggota Dewan Pakar TKN.

Tak lama setelah pengumuman itu, Budiman menegaskan harus melepaskan statusnya sebagai komisaris independen PT Perkebunan Nusantara V atau PTPN V. Ia langsung melapor ke Menteri BUMN Erick Thohir pada Rabu (8/11) untuk mengajukan pengunduran diri tersebut.

“Surat pengunduran diri akan saya tujukan ke Menteri Badan Usaha Milik Negara (Erick Thohir) dan direktur utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) selaku rapat umum pemegang saham,” jelas Budiman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (7/11).

Selain kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut PTPN III Mohammad Abdul Ghani, Budiman mengirim tembusan surat resign itu kepada Direktur PTPN V Jatmiko Krisna Santosa dan Komisaris Utama PTPN V Fauzi Yusuf.

[Gambas:Video CNN]

(skt/pta)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *